<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bangka Barat

Penjelasan Kapolsek Jebus Soal Pembakaran Mobil Pencuri Sawit

×

Penjelasan Kapolsek Jebus Soal Pembakaran Mobil Pencuri Sawit

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Kericuhan terjadi di wilayah Kecamatan Jebus, Kabupaten Bangka Barat, pada Minggu pagi (15/2/2026), setelah warga memergoki dugaan aksi pencurian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit.

Amarah massa tak terbendung hingga berujung pembakaran sebuah mobil pikap yang diduga digunakan untuk mengangkut hasil curian. Peristiwa ini sontak menjadi perhatian masyarakat setempat karena melibatkan aksi main hakim sendiri.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Insiden tersebut berlangsung di Desa Rukam dan sempat memicu ketegangan warga sekitar. Selain kendaraan yang hangus terbakar, satu orang terduga pelaku juga mengalami luka lebam akibat amukan massa sebelum akhirnya diamankan aparat kepolisian. Situasi berangsur kondusif setelah polisi turun langsung ke lokasi kejadian.

Kapolsek Jebus, AKP Ogan Arif Teguh Imani, menjelaskan kejadian bermula saat masyarakat mencurigai sebuah mobil pikap bermuatan TBS kelapa sawit yang diduga berasal dari kebun milik warga. Kecurigaan itu membuat warga berinisiatif menghentikan kendaraan tersebut.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan suasana di lokasi sempat memanas hingga berujung aksi pembakaran kendaraan oleh massa.

“(Mobil yang diamankan warga sempat dibakar). Namun saat ini kondisi sudah kondusif dan masyarakat sudah diredam agar tidak terjadi gejolak,” ujarnya, Selasa (17/2/2026).

Menurut keterangan polisi, terdapat lima orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian sawit tersebut. Namun, empat orang di antaranya berhasil melarikan diri saat warga melakukan penangkapan.

Sementara satu orang lainnya tidak sempat kabur karena berada di dalam kendaraan dan menjadi sasaran kemarahan warga. Polisi kemudian segera mengamankan terduga pelaku untuk menghindari aksi lanjutan.

“Kami sudah mendatangi TKP. Tersangkanya, ada lima orang, empat kabur, satu pemilik mobil itu karena di dalam mobil tidak bisa kabur. Mobil itu masih dalam kondisi kredit,” katanya.

Terduga pelaku yang tertangkap kemudian dilarikan ke puskesmas terdekat guna mendapatkan perawatan medis akibat sejumlah luka memar di tubuhnya.

error: