IMG-20260317-WA0010
Bangka BaratHeadline

Polisi Tangkap Calo Tiket di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kapolres Babar Wanti-wanti Pemudik

×

Polisi Tangkap Calo Tiket di Pelabuhan Tanjung Kalian, Kapolres Babar Wanti-wanti Pemudik

Sebarkan artikel ini
Pelabuhan Tanjung Kalian, PT ASDP Cabang Bangka. (Foto/Fierly)
Pelabuhan Tanjung Kalian, PT ASDP Cabang Bangka. (Foto/Fierly)

BANGKA BARAT – Seorang pemudik asal Bangka Selatan dikabarkan mengalami nasib apes saat hendak menyeberang melalui Pelabuhan Tanjung Kalian pada Senin (16/3/2026) lalu.

Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya. Foto: Istimewa.
Kapolres Babar, AKBP Pradana Aditya. Foto: Istimewa.

Ia sempat gagal melakukan perjalanan setelah diduga menjadi korban penipuan calo tiket, hingga mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurut informasi yang dihimpun, korban sebelumnya tergiur membeli tiket melalui seseorang yang ada di sekitar kawasan pelabuhan atau bukan melalui website resmi pembelian tiket. Korban diketahui sempat tertahan di area buffer zone Pantai Batu Rakit.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Bangka Barat, Pradana Aditya Nugraha mengatakan terduga pelaku sudah diamankan jajaran Satreskrim.

“(Pelaku) yang itu udah diamankan, tidak sampai satu jam langsung kita amankan. Tapi korban belum membuat laporan karena keburu menyeberang. Sudah ditangkap anggota Satreskrim saat itu, tinggal nantinya nunggu korban jadi tidak buat laporan,” katanya, Kamis (19/3/2026).

Eks Kapolres Bangka Tengah itu mengimbau masyarakat terlebih pemudik agar lebih berhati-hati dalam membeli tiket penyeberangan di pelabuhan yang dikelola oleh ASDP Cabang Bangka tersebut.

“Imbauan ke masyarakat agar melakukan pembelian langsung melalui aplikasi Ferizy dan jangan tergiur dengan ajakan dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Bilamana ada masyarakat yang dirugikan silahkan segera membuat laporan ke kantor kepolisian terdekat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan pihak kepolisian telah menyiagakan personel untuk memberikan pelayanan dan pengamanan selama arus mudik berlangsung.

“Pada pos pelayanan dan pos terpadu di pelabuhan tanjung kalian juga ada anggota kami yang bertugas 24 jam selama operasi ketupat menumbing 2026,” tambahnya.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu menggunakan jalur resmi dalam pembelian tiket, guna menghindari penipuan dan kerugian.

Aparat kepolisian juga memastikan akan menindak tegas praktik percaloan yang merugikan masyarakat, khususnya di momen arus mudik yang rawan dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

error: