BANGKA BARAT – Aktivitas melaut yang dilakukan seorang nelayan di pesisir Desa Peradong, Kecamatan Simpang Teritip, Kabupaten Bangka Barat, berakhir tragis. Pria bernama Dayat dilaporkan tenggelam saat mencari ikan menggunakan pukat pada Senin (6/4/2026) sore.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.30 WIB dan sempat menggegerkan warga setempat. Tim gabungan dari BPBD, kepolisian, dan masyarakat langsung bergerak cepat melakukan pencarian setelah menerima laporan adanya korban yang hilang di laut.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban Dayat, warga Desa Peradong yang berprofesi sebagai nelayan sekaligus buruh harian, berangkat ke laut untuk menebar pukat seperti aktivitas biasanya.
“Sekitar pukul 15.50 WIB, warga yang berada di sekitar lokasi melihat alat tangkap milik korban sudah terpasang di laut. Namun, korban tidak terlihat di permukaan air, sehingga memicu kekhawatiran,” ujar warga setempat, Miun.
Upaya penyisiran dilakukan secara intensif oleh tim gabungan bersama masyarakat. Setelah sekitar satu jam pencarian, korban akhirnya ditemukan pada pukul 17.55 WIB di sekitar lokasi penebaran pukat dalam kondisi meninggal dunia.
“Jenazah korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para nelayan agar selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di laut, terutama saat kondisi perairan yang tidak menentu.















