BANGKA BARAT – Aktivitas tambang timah ilegal kembali beroperasi di wilayah perairan Tembelok dan Keranggan, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Meski sepekan sebelumnya sempat ditertibkan aparat, praktik penambangan tanpa izin tersebut kembali terjadi.
Berdasarkan laporan di lapangan, puluhan ponton isap produksi (PIP) kembali beroperasi di perairan tersebut pada Rabu (8/4/2026) kemarin.
Aktivitas penambangan berlangsung hampir sepanjang hari, dari pagi hingga malam, ditandai dengan suara mesin yang terus terdengar.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Polairud Polres Bangka Barat, Iptu Yudi Lasmono mengatakan pihaknya bakal segera melakukan penertiban.
“Kami bakal turun (penertiban) tetapi untuk belum tau waktunya kapan,” katanya, Kamis (9/4/2026).
Meski aparat berulang kali melakukan penertiban, Yudi meyakini aktivitas tambang ilegal masih bergulir di Perairan Tembelok-Keranggan.
“Pasti (masih ada aktivitas tambang) yang namanya main-main itu pasti atau kerja maling-maling itu pasti,” ujarnya.
Yudi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak terlibat dalam aktivitas tambang ilegal serta tidak mudah terpengaruh oleh pihak-pihak yang mengambil keuntungan sepihak.
“Tetapi ya kami tetap mengimbau masyarakat jangan melakukan aktivitas atau jangan dipengaruhi oleh oknum-oknum yang ingin mencari keuntungan dengan korban masyarakat yang belum paham (hukum),” ucapnya.















