Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Remaja 15 Tahun di Babar Dibekuk Gegara Sabu

×

Remaja 15 Tahun di Babar Dibekuk Gegara Sabu

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Peredaran narkotika di wilayah Bangka Barat kembali menjadi sorotan setelah aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran sabu yang melibatkan seorang remaja berusia 15 tahun.

Penangkapan ini menunjukkan bahwa jaringan narkoba kini semakin menyasar kalangan usia muda, sehingga memicu kekhawatiran di tengah masyarakat.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Seorang remaja berinisial RR diamankan jajaran Polsek Tempilang pada Sabtu (18/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.15 WIB di kediamannya di Kecamatan Tempilang. Dari lokasi tersebut, polisi menemukan puluhan paket sabu yang diduga siap diedarkan.

Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana Aditya Nugraha melalui Kasi Humas Iptu Yos Sudarso membenarkan adanya penangkapan tersebut. Ia menjelaskan, pengungkapan kasus ini berawal dari laporan warga terkait aktivitas mencurigakan di sebuah rumah.

“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah. Setelah diselidiki, tim gabungan Unit Reskrim dan Intel Polsek Tempilang melakukan penyergapan,” ujar Iptu Yos Sudarso, Sabtu (18/4/2026).

Dalam penggerebekan itu, polisi menyita barang bukti sabu seberat bruto 19,28 gram yang terdiri dari satu paket besar, lima paket sedang, dan 27 paket kecil. Selain itu, turut diamankan alat hisap (bong), timbangan digital, serta sejumlah perlengkapan lain yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, RR mengaku memperoleh sabu tersebut dari seseorang berinisial BR. Saat ini, BR telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) dan masih dalam pengejaran aparat kepolisian guna pengembangan kasus.

Iptu Yos Sudarso juga mengungkapkan keprihatinan atas keterlibatan remaja dalam kasus narkotika. Ia menilai kondisi ini menjadi peringatan serius bagi seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua.

“Fakta bahwa pelaku masih remaja menjadi perhatian kita bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar agar generasi muda tidak terjerumus narkoba,” tambahnya.

error: