Gong Xi Fa Chai
Bangka Selatan

Pencarian Nelayan Hilang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Nyirih Masih Nihil

×

Pencarian Nelayan Hilang Diduga Diterkam Buaya di Sungai Nyirih Masih Nihil

Sebarkan artikel ini

BANGKA SELATAN – Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang hilang di Sungai Nyirih, Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, terus berlanjut hingga hari ketiga. Tim SAR gabungan memperluas area penyisiran dengan mengerahkan berbagai metode, mulai dari jalur udara hingga penyisiran intensif di bantaran sungai.

Upaya pencarian tidak hanya dilakukan oleh tim resmi, tetapi juga melibatkan nelayan setempat yang ikut membantu sejak hari kedua operasi. Mereka menyisir aliran sungai dan titik-titik yang diduga menjadi lokasi kemunculan korban, memperkuat upaya pencarian yang hingga kini belum membuahkan hasil.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dantim Basarnas, Afrian Fajar, mengatakan bahwa pencarian terus dimaksimalkan dengan berbagai strategi.

“Hari ini kita melanjutkan pencarian hari ketige operasi. Satu orang dikabarkan hilang diduga diserang buaya di Sungai Nyirih, Desa Delas, Kecamatan Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, pola pencarian dilakukan secara terpadu.

“Untuk pola Pencarian yang kita lakukan hari ini dari sisi udara menggunakan drone termal, pencarian melakukan kapal dan pencarian menyusuri bantaran,” lanjutnya.

Namun hingga saat ini, hasil pencarian masih belum menunjukkan tanda-tanda keberadaan korban.
“Hasilnya untuk sejauh ini masih nihil,” tambahnya.

Dalam proses pencarian, tim SAR juga mendapatkan dukungan dari berbagai pihak.
“Kita dibantu oleh masyarakat sekitar Satpolair dan Damkar,” kata Afrian.

Sebelumnya, korban diketahui bernama Doli (40), seorang nelayan asal Desa Delas. Ia dilaporkan hilang saat mencari ikan menggunakan sampan pada Kamis pagi sekitar pukul 09.00 WIB. Kejadian bermula ketika korban dan rekannya berpencar saat mencari ikan. Tak lama kemudian, sampan milik korban ditemukan dalam kondisi kosong di tengah sungai.

Warga yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pencarian awal sebelum melaporkannya ke Kantor SAR Pangkalpinang. Mengingat lokasi kejadian dikenal sebagai habitat buaya, dugaan kuat mengarah pada serangan predator tersebut.

error: