BANGKA BARAT – Persoalan jalan rusak di sejumlah wilayah Kabupaten Bangka Barat kembali menjadi perhatian serius anggota DPRD Bangka Barat dari Partai Gerindra, Eddy Arif. Politisi yang akrab disapa Eddy Nayu itu menilai kondisi infrastruktur jalan perlu penanganan cepat karena berkaitan langsung dengan aktivitas harian masyarakat.
Menurutnya, akses jalan yang layak bukan hanya mendukung mobilitas warga, tetapi juga berdampak terhadap perekonomian dan keselamatan pengguna jalan. Karena itu, ia terus menyoroti kerusakan jalan di berbagai titik agar segera mendapat perhatian pemerintah daerah.
Beberapa lokasi yang menjadi sorotan di antaranya Jalan Paitjaya, Jalan Plamboyan, Gang Sukun, Gang Surau hingga Jalan Puput. Sejumlah ruas tersebut disebut mengalami kerusakan dan berlubang sehingga dikeluhkan warga.
Tidak hanya menyampaikan aspirasi masyarakat melalui forum legislatif, Eddy juga beberapa kali turun langsung membantu penanganan sementara di lapangan. Ia diketahui pernah melakukan penambalan jalan berlubang dan membersihkan saluran air di kawasan Kampung Jawa menggunakan dana pribadi serta alat berat miliknya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Eddy Arif mengatakan, masih banyak ruas jalan lain di Bangka Barat yang memerlukan perbaikan karena kondisinya cukup memprihatinkan.
“Harapan semoga pemerintah daerah mempunyai alokasi dana khusus buat jalan berlubang di Bangka Barat ini,” demikian kata Eddy Arif, Jumat (8/5/2026).
Ia berharap pemerintah daerah dapat menyiapkan program khusus untuk penanganan jalan rusak secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan begitu, masyarakat bisa menikmati akses jalan yang lebih aman dan nyaman di seluruh wilayah Bangka Barat.















