HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Belitung Timur

Samsul Hilang di Kolong Kero, Diduga Diterkam Buaya 

×

Samsul Hilang di Kolong Kero, Diduga Diterkam Buaya 

Sebarkan artikel ini
Pencarian warga atas nama Samsul. Foto: Istimewa.
Pencarian warga atas nama Samsul. Foto: Istimewa.

BELITUNG TIMUR – Seorang pria bernama Samsul (47), warga Desa Baru, Kecamatan Manggar, Kabupaten Belitung Timur, dilaporkan hilang setelah pergi mencari udang di kawasan Kolong Kero, Kamis (6/8/2026). Korban diduga menjadi korban serangan buaya muara yang selama ini diketahui menghuni kawasan tersebut.

Tim gabungan dari Pos SAR Belitung bersama keluarga dan warga setempat hingga Kamis malam masih melakukan upaya pencarian. Operasi berlangsung dengan pengamanan ekstra mengingat lokasi pencarian merupakan habitat buaya serta kondisi malam yang membatasi jarak pandang.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang menyebutkan, Samsul berangkat dari rumahnya di Jalan Pelabuhan Lama Lipat Karang sekitar pukul 11.00 WIB menuju Kolong Kero untuk mencari udang. Biasanya, korban sudah kembali ke rumah setelah dua hingga tiga jam beraktivitas.

Namun hingga sore hari, korban tak kunjung pulang. Kondisi tersebut membuat pihak keluarga merasa khawatir dan memutuskan melakukan pencarian di sekitar lokasi yang biasa didatangi korban.

Kekhawatiran itu semakin menguat setelah sekitar pukul 18.10 WIB keluarga menemukan sepeda motor, peralatan mencari udang, serta ember hitam milik korban berada di tepi perairan tanpa ada tanda-tanda keberadaan Samsul.

Temuan barang-barang tersebut memunculkan dugaan kuat bahwa korban diserang buaya saat berada di pinggir Kolong Kero. Kawasan itu memang dikenal masyarakat sebagai salah satu habitat buaya muara.

Mengetahui kondisi tersebut, istri korban, Sun Moi, segera melaporkan kejadian itu ke Pos SAR Belitung pada pukul 18.30 WIB untuk meminta bantuan pencarian.

Merespons laporan kondisi membahayakan manusia (KMM) tersebut, Tim Rescuer Pos SAR Belitung bergerak menuju lokasi pada pukul 18.48 WIB. Sebanyak enam personel SAR diterjunkan dan bergabung dengan sebelas anggota keluarga yang telah lebih dulu melakukan penyisiran.

Dalam operasi pencarian, tim gabungan mengerahkan berbagai peralatan pendukung, mulai dari rubber boat, perlengkapan medis, perangkat komunikasi, hingga akses satelit Starlink.

error: