IMG_20260905_155648
Bangka Barat

Diduga Konsumsi Miras, 9 Pemuda Diamankan Polsek Jebus

×

Diduga Konsumsi Miras, 9 Pemuda Diamankan Polsek Jebus

Sebarkan artikel ini
AKP Candra Wijaya saat memberikan pengarahan ke pemuda. Foto: Istimewa.
AKP Candra Wijaya saat memberikan pengarahan ke pemuda. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Sembilan pemuda diamankan dalam patroli gabungan yang digelar aparat keamanan bersama unsur pemerintah di wilayah Kecamatan Jebus dan Parittiga, Bangka Barat, Rabu malam. Mereka ditemukan di dua lokasi berbeda yang diduga menjadi tempat aktivitas konsumsi minuman keras.

Dari kegiatan tersebut, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa minuman beralkohol. Di antaranya sekitar lima liter arak yang disimpan dalam jeriken, arak siap konsumsi dalam kantong plastik, serta beberapa botol minuman beralkohol.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kapolsek Jebus AKP Candra Wijaya mengatakan, sembilan pemuda tersebut ditemukan di dua lokasi. Tiga orang diamankan di lapangan sepak bola Jebus, sementara enam lainnya ditemukan di kawasan lapangan Garasi Parittiga.

Setelah diamankan, seluruh pemuda bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mapolsek Jebus untuk dilakukan pendataan dan pembinaan.

“Orang tua atau wali masing-masing turut dipanggil dan diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya,” ujar AKP Candra Wijaya, Kamis (24/9/2026).

Menurut Kapolsek, patroli tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya di sejumlah titik yang dinilai rawan digunakan untuk aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban.

Patroli tidak hanya menyasar dugaan konsumsi maupun peredaran minuman keras, tetapi juga mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas lainnya, seperti peredaran narkotika, kepemilikan senjata tajam hingga aksi balap liar.

AKP Candra Wijaya menegaskan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala. Pengawasan juga akan diarahkan ke kawasan pesisir serta wilayah yang menjadi perbatasan antarkecamatan.

“Patroli gabungan akan dilakukan secara berkala, terutama di kawasan pesisir dan perbatasan antarkecamatan, guna menekan gangguan kamtibmas dan mempersempit ruang peredaran narkotika serta minuman keras di Bangka Barat,” kata AKP Candra Wijaya.

Ia berharap keterlibatan orang tua dalam proses pembinaan dapat menjadi langkah pencegahan agar para pemuda tidak kembali melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

error: