Bangka Barat

Menyingkap Jejak Perang Dunia II di Mentok Lewat Buku Syarifudin Isa

55
×

Menyingkap Jejak Perang Dunia II di Mentok Lewat Buku Syarifudin Isa

Sebarkan artikel ini

BANGKA BARAT – Upaya pelestarian sejarah lokal terus mendapat perhatian di Kabupaten Bangka Barat. Salah satunya melalui penambahan koleksi literatur bersejarah di Perpustakaan Daerah (Perpusda) Bangka Barat yang kini menerima hibah sebuah buku dokumenter bertema Perang Dunia II di Kota Mentok.

Hibah buku berjudul “Tragedi Perang Dunia II di Kota Mentok dalam Kilasan Sejarah” tersebut diterima langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bangka Barat, Farouk Yohansyah, dari penulisnya, Syarifudin Isa, dalam kegiatan launching dan penyerahan buku yang digelar di Gedung Perpustakaan Bangka Barat, Rabu (7/1/2026).

Farouk Yohansyah menyampaikan apresiasi atas terbitnya buku yang mengangkat sejarah lokal Mentok dalam konteks peristiwa global Perang Dunia II. Menurutnya, kehadiran buku ini menjadi bagian penting dalam memperkaya literasi sejarah dan memperkuat identitas daerah.

Launching dan hibah buku tersebut dinilai sebagai momentum strategis dalam menjaga memori kolektif masyarakat Bangka Barat. Buku ini tidak hanya menyajikan catatan peristiwa masa lalu, tetapi juga menggambarkan posisi Kota Mentok yang memiliki peran historis dalam dinamika perang dunia.

“Mentok memiliki nilai sejarah yang sangat penting. Ada banyak kisah perjuangan, penderitaan, dan ketangguhan manusia yang terekam di sini. Melalui buku ini, sejarah lokal bisa terdokumentasi dengan baik dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” ungkap Farouk, Kamis (8/1/2026).

Ia menambahkan, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya penguatan literasi berbasis kearifan lokal serta menjadikan buku dan arsip sejarah sebagai penghubung antara masa lalu dan masa depan.

Menurut Farouk, buku hibah tersebut akan menjadi koleksi khusus di Perpusda Bangka Barat karena jumlahnya terbatas. Buku itu tidak dipinjamkan secara umum, namun dapat dibaca di tempat oleh masyarakat yang ingin mempelajari sejarah Perang Dunia II di Mentok.

“Kami berharap buku ini bisa menjadi pemantik bagi penulis lain untuk mengangkat tema-tema sejarah lokal. Banyak potensi sejarah yang dapat digarap dan dikembangkan melalui kolaborasi penulisan,” katanya.

error: