“Jika memang alasannya ada mitra yang bermain harga, beri sanksi kepada mitranya itu sederhana. Soal idealnya harga berapa, saya bukan dari PT Timah,” bebernya.
Sementara itu, perwakilan masyarakat Kabupaten Bangka Barat, Rahman, menegaskan bahwa kedatangan mereka murni untuk memperjuangkan penyesuaian harga beli timah di tingkat masyarakat.
“Kalau harga timah naik maka ke masyarakat juga ikut naik, itu inti kedatangan kami. Kalau misalkan aspirasi ini tidak direalisasikan maka kita akan koordinasi lagi ke pihak DPRD, kalau memang tidak ada jalan mungkin akan ada demo-demo jilid dua,” ungkap Rahman.
Persoalan harga timah di Bangka Belitung menjadi sorotan karena berdampak langsung terhadap kesejahteraan ribuan penambang dan mitra usaha. DPRD berharap adanya komitmen konkret dari PT Timah agar stabilitas ekonomi masyarakat penambang tetap terjaga di tengah fluktuasi harga timah global.

















