Tahapan tersebut mencakup verifikasi administrasi, pemeriksaan kesehatan komprehensif, uji kesamaptaan jasmani, hingga tes pengetahuan umum dan penilaian sikap mental.
Seleksi ini dirancang untuk memastikan peserta memiliki kesiapan fisik, mental, dan ideologis sebelum menjalani pendidikan militer dasar.
Gaji dan Pangkat Militer Cadangan
Salah satu hal yang kerap menjadi pertanyaan adalah kepastian hak finansial ASN selama mengikuti pelatihan. Pemerintah memastikan bahwa ASN yang menjalani Latsarmil tetap menerima gaji dan tunjangan secara penuh dari instansi asalnya.
Setelah menyelesaikan pendidikan dan dinyatakan lulus, anggota Komcad akan memperoleh pangkat militer cadangan yang disesuaikan dengan latar belakang pendidikan terakhir.
Bagi lulusan SMA, akan menyandang pangkat Sersan Dua (Serda). Sementara lulusan D3 atau S1 akan mendapatkan pangkat Letnan Dua (Letda).
Langkah ini diharapkan memperkuat struktur pertahanan nasional berbasis sumber daya manusia profesional, tanpa mengganggu tugas utama ASN sebagai pelayan publik.
Dengan skema seleksi yang ketat dan hak keuangan yang tetap terjamin, program Komcad 2026 menjadi peluang strategis bagi ASN yang ingin berkontribusi langsung dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

















