Sementara itu, Ketua Tim Wasev TMMD Brigjen TNI Sugeng Hartono menyampaikan bahwa pelaksanaan TMMD merupakan bagian dari upaya mempercepat pembangunan dan pertumbuhan wilayah melalui keterlibatan bersama berbagai unsur.
“Adanya kegiatan ini kami mendapatkan kesempatan untuk melakukan kegiatan TMMD ini yang dilaksanakan setiap tahun. Tujuannya adalah mempercepat pertumbuhan dan suatu hal yang kita hadapi bersama,” kata Brigjen TNI Sugeng Hartono.
Ia juga menekankan pentingnya memahami potensi dan kondisi masing-masing wilayah dalam menentukan pola pembangunan yang tepat. Menurutnya, pembangunan tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga harus memperhatikan lingkungan dan keberlanjutan wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Brigjen TNI Sugeng Hartono turut menyinggung pentingnya penghijauan dan pelestarian lingkungan. Ia menceritakan pengalamannya ketika menjabat sebagai Danrem yang ikut melakukan penanaman pohon, termasuk pohon buah.
“Pada waktu saya Danrem, saya mencari problem dalam penanaman pohon bersama anggota, termasuk buah durian saya tanamkan untuk kebutuhan. Untuk itu kita bersama-sama dalam melaksanakan kewajiban,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan pentingnya menjaga ekosistem lingkungan sebagai bagian dari pembangunan wilayah.
“Kemudian alam kota ini tidak mungkin indah tanpa adanya suara burung-burung, untuk itu kita ada namanya acara pelepasan burung,” katanya.
Persoalan ketersediaan air saat musim kemarau juga menjadi perhatian. Brigjen TNI Sugeng Hartono mengatakan upaya pengelolaan sumber daya air perlu dipersiapkan agar masyarakat dapat menghadapi kondisi kekeringan.
“Kemudian terkait kekeringan yang ada di wilayah kita sangat minim. Saya membendung kurang lebih 20 kilometer sehingga pada waktu musim kekeringan seperti saat ini, saya memanfaatkan musim hujan itu betul-betul alami dan bisa digunakan,” ujarnya.
Selain melakukan peninjauan, dalam kunjungan tersebut juga dilakukan penyerahan bantuan sosial berupa paket sembako secara simbolis kepada masyarakat. Bantuan diserahkan Kasdam II/Sriwijaya, Katim Wasev dan Forkopimda kepada 10 warga penerima manfaat.













