Bangka Belitung

Belasan Anggota Polisi di Bangka Belitung Dipecat Sepanjang 2025

121
×

Belasan Anggota Polisi di Bangka Belitung Dipecat Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini
Mapolda Bangka Belitung. Foto: Istimewa.
Mapolda Bangka Belitung. Foto: Istimewa.

PANGKALPINANG – Sejumlah anggota Kepolisian di wilayah Kepulauan Bangka Belitung mendapatkan sanksi tegas sepanjang tahun 2025. Dari ratusan pelanggaran yang tercatat, beberapa oknum personel diberhentikan tidak dengan hormat atau PTDH karena terbukti melanggar aturan internal institusi.

Kapolda Kepulauan Bangka Belitung, Inspektur Jenderal Polisi Viktor Theodorus Sihombing, menyatakan penindakan ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas dan profesionalisme aparat kepolisian di daerah tersebut.

Polda Babel mencatat ada berbagai jenis pelanggaran yang dilakukan personel, mulai dari masalah disiplin hingga isu yang dinilai serius oleh institusi.

Total ada 188 personel yang dikenai sanksi sepanjang 2025. Dari jumlah itu, 19 di antaranya dipecat dengan tidak hormat atau PTDH. Sanksi lain juga mencakup demosi terhadap 18 personel, serta pemberian tindakan disiplin dan etik bagi puluhan lainnya.

Kapolda menjelaskan pemberian sanksi dilakukan berdasarkan hasil pemeriksaan internal dan sidang disiplin. Penindakan tegas diterapkan untuk menegakkan standar perilaku yang diharapkan dari aparat penegak hukum.

Dalam rincian yang dipaparkan, anggota Polda Babel menjadi yang paling banyak menerima sanksi pemecatan, dengan tujuh personel. Sisanya berasal dari jajaran Polres di wilayah Bangka Barat dan Belitung. Langkah tersebut diambil setelah proses pemeriksaan kode etik dan peraturan organisasi berjalan sesuai ketentuan.

Sebagian pelanggaran berat yang disebut menjadi alasan pemberhentian termasuk keterlibatan dalam praktik yang tidak sesuai dengan etika profesi, termasuk kasus yang menyentuh isu sensitif di luar tugas pokok kepolisian.

Kepala Kepolisian menjelaskan bahwa pemberian sanksi bukan berarti bertujuan menjatuhkan, melainkan menegaskan komitmen institusi untuk meminimalkan pelanggaran internal. Institusi kepolisian diharapkan tetap menjadi contoh disiplin dan kepercayaan publik.

Penindakan terhadap anggota yang terbukti bersalah dinilai penting demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap aparat keamanan di tengah tantangan peningkatan kasus kriminalitas yang terus menjadi perhatian di daerah tersebut selama setahun terakhir.

error: