Bangka Barat

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang Hingga Jumat Malam

50
×

Tim SAR Lanjutkan Pencarian Nelayan Hilang Hingga Jumat Malam

Sebarkan artikel ini
Pencarian nelayan hilang di Mentok. Foto: Istimewa.
Pencarian nelayan hilang di Mentok. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Seorang nelayan dilaporkan hilang kontak saat melaut di Perairan Karang Berang-berang, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat. Hingga Jumat malam (9/1/2026), tim SAR gabungan masih melakukan upaya pencarian intensif meski terkendala jarak pandang terbatas.

Korban diketahui bernama M. Adnan Sahid (67), warga Gang Wanapura, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Mentok. Korban berangkat melaut seorang diri menggunakan perahu kayu pada Kamis (8/1/2026) sekitar pukul 16.00 WIB dari Pantai Batu Rakit menuju lokasi penangkapan ikan di sekitar Perairan Karang Berang-berang.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban biasanya sudah kembali pada keesokan harinya. Namun hingga Jumat malam, korban belum juga pulang. Nelayan setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun tidak membuahkan hasil sehingga keluarga melaporkan kejadian tersebut ke Kantor Pencarian dan Pertolongan Pangkalpinang.

Mendapat laporan tersebut, Tim Rescue USS Mentok langsung bergerak pada Jumat malam sekitar pukul 21.19 WIB menuju Dermaga PT Timah dan selanjutnya melanjutkan pencarian ke lokasi kejadian menggunakan RIB 03. Pencarian dilakukan di sekitar koordinat perkiraan 2°10’4.19″S 105°21’31.59″E, dengan radius penyisiran disesuaikan kondisi lapangan.

Komandan Pos SAR Mentok, Fajar Permana, menyampaikan bahwa meskipun pencarian dilakukan pada malam hari, tim tetap mengedepankan keselamatan personel dan koordinasi antar unsur.

“Pencarian tetap kami lanjutkan malam ini bersama unsur Polairud dan nelayan setempat. Kendala utama adalah jarak pandang yang terbatas, namun upaya maksimal tetap dilakukan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan melibatkan rescuer USS Mentok, personel Polairud Bangka Barat, serta nelayan setempat, dengan dukungan sejumlah sarana seperti kapal nelayan, alat komunikasi, dan peralatan medis.

Kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan berawan dengan kecepatan angin sekitar 8 knot dari arah barat laut dan tinggi gelombang sekitar 0,4 meter, masih memungkinkan dilakukan pencarian.

error: