Bangka Barat

Edarkan Sabu, Dua Remaja 16 Tahun di Mentok Dibekuk Tim Hantu

11
×

Edarkan Sabu, Dua Remaja 16 Tahun di Mentok Dibekuk Tim Hantu

Sebarkan artikel ini
Dua remaja di Mentok terjerat kasus narkoba. Foto: Istimewa.
Dua remaja di Mentok terjerat kasus narkoba. Foto: Istimewa.

BANGKA BARAT – Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah Bangka Barat kembali menunjukkan hasil signifikan. Tim Hantu Satresnarkoba Polres Bangka Barat berhasil mengamankan dua remaja yang diduga kuat terlibat peredaran sabu, saat personel hendak mengakhiri rangkaian operasi pada Senin dini hari, 12 Januari 2026.

Penangkapan ini terjadi hanya beberapa jam setelah polisi lebih dulu mengungkap kasus serupa dengan tiga pelaku lainnya. Meski operasi resmi telah selesai, kejelian anggota di lapangan justru mengantarkan petugas pada temuan baru yang mengarah pada pengungkapan jaringan penyalahgunaan narkotika yang melibatkan pelajar.

Dua remaja yang diamankan masing-masing berinisial FDG alias FJ (16) dan FR alias FY (16). Keduanya ditangkap di wilayah Mentok pada hari yang sama, dengan selang waktu hanya beberapa jam dari penangkapan sebelumnya. Seluruh pelaku dalam laporan polisi kedua ini diketahui masih berstatus di bawah umur.

Kasatresnarkoba Polres Bangka Barat, AKP Nikko Panderi, mengungkapkan bahwa dari tangan kedua pelaku polisi mengamankan narkotika jenis sabu seberat 6,99 gram. Barang haram tersebut dikemas dalam 32 paket plastik klip bening siap edar.

Selain sabu, petugas juga menyita sejumlah barang bukti lainnya berupa satu plastik klip bening kosong, dua unit ponsel Android masing-masing merek Samsung A06 warna hitam dan Oppo A17K warna merah muda, serta 32 potongan pipet plastik dengan warna bervariasi yang diduga digunakan sebagai alat kemasan.

Tak hanya itu, polisi turut mengamankan satu unit sepeda motor Yamaha Fino warna ungu tanpa nomor polisi, satu bungkus plastik bekas tisu warna ungu, satu jaket hitam bertuliskan “Boss”, satu jaket parasut abu-abu, serta sepasang sepatu futsal berwarna hijau muda.

AKP Nikko menjelaskan, kronologi penangkapan bermula saat personel baru saja menyelesaikan proses hukum terhadap tiga pelaku sebelumnya sekitar pukul 03.00 WIB.

Ketika anggota hendak kembali ke rumah masing-masing, mereka melihat dua pemuda dengan gerak-gerik mencurigakan di sekitar Lapangan Bina Jaya sekitar pukul 04.40 WIB.

error: