BANGKA BARAT – Proyektil mortir yang diduga peninggalan Perang Dunia II akhirnya dimusnahkan oleh tim penjinak bom di pinggir Pantai Tanjung Ular, Mentok, Kabupaten Bangka Barat, Senin (23/2/2026) sore. Proses disposal berjalan aman dan terkendali tanpa menimbulkan korban jiwa.
Sebelumnya, proyektil tersebut ditemukan warga di Desa Air Putih, Kecamatan Mentok, pada pagi hari sekitar pukul 09.00 WIB. Mengingat potensi bahayanya, aparat kepolisian segera melakukan pengamanan lokasi dan berkoordinasi dengan tim Gegana.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Pradana Aditya, mengatakan pihaknya langsung mengambil langkah cepat begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Informasi dari yang kami terima sekitar pukul 9 pagi tadi terkait dengan proyektil dari mortir yang merupakan peninggalan dari Perang Dunia II,” ujarnya.
Menurutnya, lokasi penemuan berada di kawasan permukiman sehingga penanganan harus dilakukan secara hati-hati demi keselamatan warga.
“Lokasinya di Desa Air Putih, Kecamatan Mentok. Kami langsung mengambil langkah-langkah yang sifatnya menjaga keamanan warga. Ada tim dari Gegana Satbrimob Polda Bangka Belitung yang punya kompetensi untuk jihandak,” jelasnya.
Tim Gegana dari Polda Bangka Belitung kemudian melakukan evakuasi serta identifikasi sebelum memutuskan pemusnahan dilakukan di lokasi yang lebih aman, yakni Pantai Tanjung Ular.
“Sore tadi sudah dimusnahkan di pinggir pantai Tanjung Ular. Bisa dinyatakan kondisi sudah aman dan tidak ada korban,” tuturnya.
Kapolres juga mengungkapkan bahwa temuan mortir di wilayah Mentok bukan kali pertama terjadi. “Sudah ada dua kali. Ditemukan dua mortir yang sebelumnya tapi beda jenis,” tambahnya.
Sementara itu, Kanit 1 Subden II Jibom Detasemen Gegana Satbrimboda Polda Babel, Ipda Landi Rizki, memastikan seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) penjinakan bahan peledak.
“Kami sudah melaksanakan evakuasi dan identifikasi untuk memastikan lagi kita laksanakan disposal. Kita nyatakan proyektil sudah dinyatakan aman,” katanya.

















