BELITUNG – Penemuan paket mencurigakan yang mengapung di laut menghebohkan warga di Kecamatan Selat Nasik, Kabupaten Belitung. Bungkusan yang awalnya dikira barang biasa tersebut ternyata berisi puluhan paket yang diduga narkotika jenis sabu dengan berat puluhan kilogram.
Temuan itu pertama kali dilaporkan oleh warga setelah melihat sebuah karung plastik terapung di perairan sekitar setengah mil dari Pelabuhan Nyato, Desa Petaling. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh aparat kepolisian yang segera mendatangi lokasi untuk mengamankan barang yang diduga berkaitan dengan peredaran narkoba.
Kabid Humas Polda Kepulauan Bangka Belitung Kombes Pol Agus Sugiyarso membenarkan adanya temuan paket mencurigakan tersebut. Ia menjelaskan bahwa barang tersebut ditemukan oleh warga dan langsung dilaporkan kepada pihak kepolisian.
“Benar, informasi yang kita terima dari Pak Kapolres Belitung bahwa jajarannya telah mengamankan barang temuan warga berupa 1 karung plastik berisi 20 paket bungkusan berlakban yang diduga narkoba jenis sabu,” kata Agus, Rabu (11/3/2026) di Mapolda.
“Barang itu ditemukan warga mengambang di laut tepatnya setengah mil dari Pelabuhan Nyato Desa Petaling Kecamatan Selat Nasik Belitung,” sambungnya.
Menurut Agus, laporan dari masyarakat diterima oleh Polsek Selat Nasik pada Rabu sekitar pukul 12.30 WIB. Setelah menerima informasi tersebut, anggota kepolisian langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan dan mengamankan barang temuan tersebut.
“Setelah sampai di lokasi, petugas langsung mengamankan barang itu. Total ada 20 bungkus plastik diduga sabu yang diamankan dengan berat bruto 21,410 Kg,” sebutnya.
Barang bukti tersebut kemudian dibawa ke Mapolres Belitung untuk penanganan lebih lanjut oleh Satuan Reserse Narkoba. Polisi juga telah melakukan uji sampel terhadap isi bungkusan tersebut untuk memastikan jenis barang yang ditemukan.
Agus juga menambahkan, atas barang temuan itu sudah dilakukan uji sampel dengan hasil positif narkoba jenis sabu.
“Saat ini barang tersebut sudah berada di Polres Belitung untuk dilakukan pendalaman lebih lanjut,” pungkasnya.

















