PANGKALPINANG – Fraksi Partai NasDem DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menegaskan komitmennya untuk mengawal jalannya pemerintahan daerah secara kritis dan konstruktif usai penyampaian Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Tahun Anggaran 2025.
Langkah ini ditunjukkan melalui rapat internal fraksi yang digelar segera setelah Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani, menyampaikan LKPJ dalam rapat paripurna DPRD. Rapat tersebut menjadi forum awal bagi Fraksi NasDem untuk mengkaji secara menyeluruh capaian program dan kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun anggaran berjalan.
Rapat internal yang berlangsung di ruang Fraksi Partai NasDem DPRD Babel dihadiri oleh Ketua Fraksi Ferry, Wakil Ketua Fraksi Haji Mulyadi, Wakil Ketua DPRD Babel Edi Nasapta, serta anggota fraksi lainnya seperti Bobi dan Insinyur Agung.
Dalam pembahasan tersebut, Fraksi NasDem melakukan evaluasi awal terhadap berbagai indikator kinerja dan pelaksanaan program yang tertuang dalam LKPJ Gubernur. Hasil evaluasi ini nantinya akan menjadi dasar dalam penyampaian pandangan fraksi secara resmi.
Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Babel, Ferry, menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan pandangan yang tidak hanya kritis, tetapi juga konstruktif dan strategis sebagai bagian dari fungsi pengawasan DPRD.
“Fraksi Partai NasDem memandang bahwa LKPJ bukan sekadar laporan administratif, tetapi merupakan instrumen evaluasi penting terhadap arah pembangunan daerah. Oleh karena itu, kami akan memberikan berbagai masukan strategis dan catatan kritis demi perbaikan kinerja pemerintahan ke depan,” tegas Ferry.
Ia juga menekankan bahwa sikap kritis DPRD merupakan bentuk tanggung jawab moral kepada masyarakat Bangka Belitung.
“Bagi kami di Fraksi Partai NasDem, buat apa menjadi anggota dewan jika tidak mampu mengawal kepentingan masyarakat dan tidak berani memberikan kritik yang konstruktif terhadap apa yang dilakukan oleh eksekutif. Kritik yang kami sampaikan bukan untuk melemahkan pemerintah, tetapi justru untuk memperkuat arah kebijakan agar lebih tepat sasaran bagi masyarakat,” ujarnya.















