“Berdasarkan keterangan yang kami himpun, sebelum menjaring ikan korban sempat mengambil 20 liter minyak dari saudara Joni selaku bos korban. Biasanya korban menjaring di sekitar Perairan Pedrik dan sudah kembali ke pondok sekitar pukul 11.00 WIB, namun kali ini hingga malam hari korban tidak kembali,” ujarnya.














