Gong Xi Fa Chai
Bangka Barat

Mini Simposium Emergency Case RSBT Mentok Tingkatkan Kompetensi Dokter Umum

×

Mini Simposium Emergency Case RSBT Mentok Tingkatkan Kompetensi Dokter Umum

Sebarkan artikel ini
Mini Simposium Emergency Case RSBT Mentok tingkatkan kompetensi dokter umum. Foto: Ist.
Mini Simposium Emergency Case RSBT Mentok tingkatkan kompetensi dokter umum. Foto: Ist.

BANGKA BARAT – Upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan terus dilakukan di Kabupaten Bangka Barat. Salah satunya melalui kegiatan Mini Simposium Emergency Case dan Tatalaksana yang digelar oleh RSBT Mentok, dengan melibatkan para dokter umum di fasilitas pelayanan kesehatan primer.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Sriwijaya Mentok ini, menjadi wadah penting bagi tenaga medis untuk memperbarui pengetahuan sekaligus memperkuat kemampuan dalam menangani kasus-kasus kegawatdaruratan yang kerap ditemui di lapangan, khususnya di tingkat layanan pertama.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Direktur RSBT Mentok, dr. Dia Nopriyana, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar bersama bagi para dokter umum di Bangka Barat.

“Kegiatan ini kita sama-sama dengan dokter-dokter umum yang ada di Bangka Barat, khususnya dokter umum yang berada di fasilitas kesehatan, belajar kembali penanganan kasus-kasus urgensi yang ada,” ujarnya, Minggu (19/4/2026).

Ia menjelaskan perkembangan kondisi kesehatan masyarakat saat ini menuntut tenaga medis memiliki respons yang cepat dan tepat, terutama dalam situasi darurat. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi menjadi hal yang tidak bisa ditunda.

“Kondisi saat ini dibutuhkan tenaga medis yang bisa lebih cepat responnya dalam menghadapi situasi gawat darurat. Makanya itu dibutuhkan sikap cepat tanggap sehingga tujuan dari RSBT Mentok ini melalui Mini Simposium adalah agar teman-teman dokter umum di fasilitas pertama Bangka Barat bisa lebih update ilmu pengetahuan dan tatalaksana yang terbaru,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, materi disampaikan langsung oleh dokter spesialis yang bertugas di RSBT Mentok. Hal ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang lebih komprehensif, berbasis pengalaman klinis dan perkembangan ilmu kedokteran terkini.

Melalui Mini Simposium ini, RSBT Mentok tidak hanya berperan sebagai fasilitas pelayanan kesehatan, tetapi juga sebagai pusat pengembangan kapasitas tenaga medis di daerah.

“Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Bangka Barat secara menyeluruh,” ujarnya.

error: