Program-program itu diarahkan untuk meningkatkan kualitas produk, memperkuat pengolahan pascapanen, mendorong diversifikasi produk turunan, sekaligus meningkatkan kapasitas koperasi dan UMKM lokal.
Tidak hanya fokus pada sektor pertanian dan perkebunan, kerja sama ini juga mencakup penguatan kajian akademis terkait Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemprov Babel untuk membangun model ekonomi yang lebih berkelanjutan dan tidak semata bergantung pada sektor pertambangan timah.
Melalui kemitraan dengan UGM, Pemprov Babel menargetkan Kepulauan Bangka Belitung dapat dikenal bukan hanya sebagai daerah penghasil timah, tetapi juga sebagai wilayah yang berhasil mengoptimalkan potensi lokal melalui inovasi, hilirisasi, dan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.














