BANGKA BARAT – Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Kelenteng Kong Fuk Miau yang berada di Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat mulai melakukan berbagai persiapan. Aktivitas pembersihan, penataan ornamen, hingga pengecekan fasilitas ibadah dilakukan secara bertahap untuk memastikan kelancaran perayaan umat Tionghoa.
Pantauan di lokasi, suasana kelenteng tampak mulai lebih hidup. Sejumlah relawan terlihat membersihkan area utama dan halaman, sementara ornamen khas Imlek mulai disiapkan untuk dipasang. Persiapan ini menjadi agenda rutin tahunan yang dilakukan jauh hari sebelum puncak perayaan.
Pengelola Kelenteng Kong Fuk Miau, Paularita, mengatakan hingga saat ini progres persiapan telah mencapai sekitar 30 persen. Menurutnya, secara umum tidak ada perubahan signifikan dibandingkan dengan persiapan Imlek pada tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini persiapannya sudah 30 persenan dan tidak ada perbedaan yang berarti jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” ujar Paularita, Rabu (11/2/2026).
Imlek 2026 sendiri merupakan Tahun Kuda dalam penanggalan Tionghoa. Paularita menjelaskan, simbol kuda memiliki makna tersendiri yang diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya di Bangka Barat.
“Tahun ini tahun kuda. Itu artinya panas, ya mudah-mudahan tidak ada bencana. Kemudian kuda itu kuat, mudah-mudahan masyarakat Bangka Barat kuat dalam bekerja dan mencari rejeki,” katanya.
Ia menambahkan, selain sebagai tempat ibadah, kelenteng juga menjadi ruang kebersamaan lintas budaya. Oleh karena itu, persiapan Imlek tidak hanya difokuskan pada ritual keagamaan, tetapi juga pada kenyamanan dan keamanan seluruh umat yang akan datang beribadah.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Kelenteng Kong Fuk Miau Mentok diharapkan siap menyambut Imlek 2026 dengan suasana yang khidmat, aman, dan penuh harapan baru bagi masyarakat Bangka Barat.
















