HUT BABAR 2026 (4X6)..
IMG-20260526-WA0000
Bangka Belitung

Kapolda Babel-Kepri Perkuat Sinergi, Bidik Jalur Penyelundupan Timah Ilegal

×

Kapolda Babel-Kepri Perkuat Sinergi, Bidik Jalur Penyelundupan Timah Ilegal

Sebarkan artikel ini

BANGKA BELITUNG – Upaya memutus rantai penyelundupan timah ilegal dari Kepulauan Bangka Belitung terus diperkuat melalui koordinasi lintas wilayah. Salah satu langkah tersebut dilakukan dengan mempererat kerja sama antara Polda Bangka Belitung dan Polda Kepulauan Riau (Kepri), yang dinilai memiliki posisi strategis dalam mengawasi jalur distribusi komoditas ilegal.

Kapolda Bangka Belitung Irjen Pol Viktor T. Sihombing bersama sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polda Babel melakukan kunjungan ke Mapolda Kepri, Kamis (13/8/2026). Dalam agenda tersebut, Viktor bertemu langsung dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin untuk membahas penguatan koordinasi dan langkah penanganan tindak pidana penyelundupan timah.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Pertemuan kedua pimpinan kepolisian daerah tersebut dibenarkan Kabid Humas Polda Babel Kombes Pol Agus Sugiyarso.

“Iya benar. Hari ini Bapak Kapolda Babel Irjen Pol Viktor bersama beberapa PJU berkunjung ke Polda Kepri dan bertemu langsung dengan Kapolda Kepri Irjen Pol Asep Safrudin di Mapolda Kepri,” kata Agus di Pangkalpinang, Kamis siang.

“Salah satu yang jadi pembahasan pertemuan ini adalah langkah pencegahan dan penindakan tindak pidana penyelundupan timah yang berasal dari wilayah Bangka Belitung,” timpalnya.

Agus menjelaskan, koordinasi tersebut menjadi bagian dari strategi penegakan hukum lintas wilayah. Menurutnya, pemberantasan penyelundupan timah tidak cukup dilakukan hanya di wilayah asal, tetapi membutuhkan pengawasan hingga daerah yang menjadi jalur transit maupun tujuan pengiriman.

“Seperti kita ketahui, ada beberapa modus yang kerap digunakan para pelaku, salah satunya mengirimkan timah ilegal dari Bangka Belitung menuju wilayah Kepulauan Riau dengan cara transit di pulau-pulau kecil guna mengelabui pengawasan aparat,” ungkapnya.

Ia mengatakan pola pengiriman tersebut membuat aparat perlu memperkuat pertukaran informasi dan operasi bersama dengan kepolisian di sejumlah daerah yang diduga menjadi lintasan distribusi timah ilegal.

“Maka dari itu, selain melakukan penegakan hukum, Polda Babel juga aktif membangun koordinasi dan kerja sama dengan sejumlah Polda lain seperti Polda Kepri, Polda Jambi, Polda Sumatera Selatan, Polda Lampung, Polda Banten, hingga Polda Metro Jaya. Langkah ini diambil mengingat jalur peredaran timah ilegal kerap melintasi berbagai wilayah tersebut sebelum sampai ke tangan penadah maupun diselundupkan ke luar negeri,” sambungnya.

error: