<
BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
CitizenOpini

HMI Babel Raya Sikapi Kondisi Darurat Nasional dan Serukan Kader Melalui Pesan Tri Tura

×

HMI Babel Raya Sikapi Kondisi Darurat Nasional dan Serukan Kader Melalui Pesan Tri Tura

Sebarkan artikel ini

Penulis: Ketua Umum HMI Cabang Bangka Belitung Raya, Okta Renaldi

‎Indonesia memasuki babak baru di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo ‎Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Namun, harapan masyarakat ‎dihantui dengan bayang-bayang skeptisme publik. Watak yang dipertontonkan masih ‎dengan watak yang culas samanya dengan rezim sebelumnya, Dengan begitu apakah ‎kebijakan yang dihasilkan benar-benar berorientasi kepada kepentingan rakyat atau
‎sebaliknya hanya menjadi bagian alat kosmetik politik belaka.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

‎Penyusunan kebijakan yang sering kali dilakukan secara serampangan ugalu-galan dan mengesampingkan kondisi ideal kerap menjadi pemicu awal gerakan ‎perlawanan rakyat, sehingga hal itulah menjadi kalkulasi akan beberapa segmentasi ‎yang dipersoalkan misalnya, janji politik yang ditunaikan setengah hati, capaian
‎program yang masih jauh dari kata optimal, rencana kebijakan tak sesuai dengan ‎kebutuhan publik, kualitas kepemimpinan yang rendah, tata kelola anggaran yang carut ‎marut, lintas lembaga tidak serasi, sektor ekonomi minim intervensi, reformasi TNI
‎belum selesai, hingga kinerja polri jauh dari presisi. Belum lagi dengan rutinnya kita
‎dipertontonkan dengan skema partnership yang mengakibatkan melemahnya sistem
‎Check and Balance dalam mekanisme kontrol antara hubungan eksekutif dan legislatif.

‎Dengan demikian gelombang perlawanan tetap disajikan melalui gerakan Civil ‎Society, dimulai dari gelombang demonstrasi menolak revisi UU TNI yang ‎menyuarakan kekhawatiran terhadap kembalinya Dwifungsi, kontroversi pagar laut, ‎disusul teror pengiriman paket kepala babi kekantor media tempo yang menimbulkan ‎keprihatinan banyak pihak, sampai dengan hari ini gelombang penolakan tukin
‎(tunjangan kinerja) legislatif & penolakan akan kenaikan tarif pajak masih digelorakan.

‎Belum lagi rezim Prabowo-Gibran yang mengandalkan jejaring militer dalam suksesi ‎program pemerintah dianggap nonsense mengingat dalam setiap gelombang ‎perlawanan, gerakan civil society selalu dibenturkan dengan aparat yang bersikap brutal ‎dengan melanggar nilai-nilai kemanusiaan demi menjadi tameng bagi kekuasaan dalam
‎meredam gerakan.

Ilustrasi digitalisasi. Foto: Internet.
Opini

Era Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) menandai babak baru peradaban. AI tidak hanya mengubah cara manusia

Opini

Di tengah tekanan ekonomi dan naiknya kebutuhan hidup, persoalan pengelolaan keuangan kembali menjadi perhatian. Banyak orang

Ratusan masyarakat antusias mendapatkan sejumlah bahan pokok murah dalam operasi pasar, di Lapangan Gelora, Kecamatan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, pada Kamis (22/02/2024) pagi.
Opini

Memasuki tahun baru 2026, kita dihadapkan pada tantangan serius meretas jalan terjal menuju Indonesia Emas 2045. Pembangunan manusia

error: