IMG-20260317-WA0010
SAVE_20260320_152734
Pangkalpinang

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pembobol Kantor PWI

×

Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang Tangkap Pembobol Kantor PWI

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Aksi cepat aparat kepolisian kembali membuahkan hasil. Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang berhasil mengamankan pelaku pembobolan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Pangkalpinang hanya dalam waktu sekitar satu jam setelah perintah pengejaran dikeluarkan, Senin (30/3/2026) malam.

Penangkapan ini menjadi bukti respons sigap aparat dalam menangani tindak kriminal di wilayah Pangkalpinang. Pelaku berinisial AHF (25), yang diketahui merupakan seorang mahasiswa sekaligus mantan penjaga malam di kantor tersebut, kini telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Peristiwa pembobolan itu pertama kali diketahui oleh Sekretaris PWI Pangkalpinang, Fakhruddin Halim (45), sekitar pukul 13.00 WIB. Saat hendak memasuki kantor, ia mendapati pintu tidak dapat dibuka karena terikat dari dalam.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kondisi kantor ditemukan dalam keadaan berantakan. Pintu belakang terlihat rusak akibat dicongkel, jendela samping terbuka, serta sejumlah barang dilaporkan hilang, di antaranya satu unit mesin air merek Panasonic, tabung gas LPG 3 kilogram, dan kipas angin.

Tak hanya pencurian, pelaku juga diduga melakukan perusakan di dalam kantor. Beberapa fasilitas mengalami kerusakan seperti kursi sofa yang robek diduga akibat disayat benda tajam, sajadah yang dibakar, hingga dinding yang dicoret dengan tulisan bernada provokatif. Total kerugian material diperkirakan mencapai Rp3.770.000.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Buser Naga langsung melakukan penyelidikan intensif. Sekitar pukul 22.40 WIB, petugas menerima informasi terkait keberadaan seseorang mencurigakan di sekitar lokasi kejadian. Berkoordinasi dengan Sat Intelkam, tim kemudian berhasil mengamankan pelaku di area kantor PWI.

Dalam interogasi awal, AHF mengakui seluruh perbuatannya. Ia menjelaskan bahwa awalnya datang ke lokasi pada Minggu malam, 29 Maret 2026, menggunakan sepeda motor Yamaha Fazio untuk mengambil helm miliknya yang tertinggal. Karena tidak memiliki kunci, pelaku nekat membobol pintu belakang menggunakan cangkul yang ditemukan di sekitar lokasi.

error: