BALEHO marhaban ya ramahdan 2026 ( 4 x 6)
BALEHO IMLEK 2026 ( 4 X 6)
Bakuda Bangka Belitung
Pangkalpinang

Cekcok Masalah Celana, Remaja Disabet Celurit

×

Cekcok Masalah Celana, Remaja Disabet Celurit

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Upaya pemberantasan aksi premanisme dan tindak kekerasan di Kota Pangkalpinang kembali membuahkan hasil. Seorang remaja berinisial AL alias F (16) yang masuk dalam daftar target Operasi Pekat Menumbing 2026 akhirnya berhasil diringkus aparat kepolisian setelah sempat buron selama beberapa waktu.

Penangkapan pelaku penganiayaan berat tersebut dilakukan oleh Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang pada Senin malam, 23 Februari 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Remaja itu diamankan di kediamannya di kawasan Lontong Pancur tanpa perlawanan.

APPLY
Sorotan Bangka - Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang, AKP Singgih, mengungkapkan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menekan angka kriminalitas, khususnya aksi kekerasan jalanan yang meresahkan masyarakat.

Peristiwa berdarah yang melibatkan pelaku terjadi pada Minggu sore, 14 Desember 2025, di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Pasir Garam, Pangkalpinang. Insiden tersebut dipicu persoalan sepele, yakni perselisihan kepemilikan celana antara pelaku dan korban yang masih memiliki hubungan saudara sepupu.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, korban sempat menegur pelaku karena mengenakan celana miliknya. Namun, pelaku menolak mengembalikannya sehingga terjadi adu mulut yang berujung pada kontak fisik. Korban diketahui sempat memukul wajah pelaku.

Tak terima dipukul, pelaku yang tersulut emosi kemudian mengambil sebilah senjata tajam jenis celurit yang disembunyikan di bawah kasur. Senjata tersebut langsung diayunkan ke arah kepala korban hingga menyebabkan luka robek serius di bagian kening sebelah kiri.

“Pelaku mengakui perbuatannya. Ia merasa kesal karena dipukul oleh korban saat memperebutkan celana tersebut, sehingga ia spontan mengambil celurit,” ungkap AKP Singgih.

Setelah melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan informasi, Tim Buser Naga memperoleh data terkait lokasi persembunyian pelaku di wilayah Lontong Pancur. Dipimpin Kanit Opsnal, tim segera melakukan pengepungan dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.

error: