Gong Xi Fa Chai
Pangkalpinang

1500 Personel Disiapkan untuk Atasi Tambang Ilegal di Babel

×

1500 Personel Disiapkan untuk Atasi Tambang Ilegal di Babel

Sebarkan artikel ini

PANGKALPINANG – Dalam rangka menciptakan tata kelola pertambangan yang tertib dan bertanggung jawab di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Polda Kep. Babel melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Tertib Tambang Menumbing Tahun 2025. Pada Kamis, 11 Desember 2025 kemarin.

Dipimpin langsung oleh Kapolda Kep. Babel, Irjen Pol Dr. Victor T. Sihombing, kegiatan ini menjadi penanda kesiapan personel Polda Kep. Babel, yang melibatkan seluruh Unsur Forkopimda Prov. Kep. Babel, untuk melaksanakan tugas penertiban dengan penuh integritas.

APPLY
Terdepan Menyorot Fakta.
Scroll kebawah untuk lihat konten

Operasi Tertib Tambang Menumbing Tahun 2025 mengusung tema: “Dalam Rangka Penertiban Terhadap Pelaku Penambangan Ilegal dan Pemeliharaan Lahan Tambang Kembali dengan Penanaman Pohon di Wilayah Hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung.

Dia menjelaskan bahwa operasi ini dengan melibatkan personel Polri, TNI dan instansi terkait lainnya.

“Nanti kita libatkan dari semua kesatuan berjumlah 1500 orang. Kita bersama-sama stakeholder lainnya melaksanakan Operasi Tertib Tambang 2025 ini untuk menjamin itu semuanya,” ujar Irjen Pol Viktor T. Sihombing.

Operasi ini memiliki dua fokus utama:
Penertiban dan Penegakan Hukum. Yakni dengan melakukan tindakan tegas terhadap semua bentuk aktivitas penambangan ilegal (PETI) yang merusak lingkungan dan merugikan negara.

“Melaksanakan program pemeliharaan lahan bekas tambang, termasuk kegiatan penanaman pohon secara masif sebagai upaya rehabilitasi dan penghijauan kembali di wilayah hukum Polda Kepulauan Bangka Belitung,” kata Kapolda.

Pelaksanaan Apel Gelar Pasukan ini menandai dimulainya Operasi Tertib Tambang Menumbing 2025, menunjukkan komitmen kuat kepolisian dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan aturan di sektor pertambangan serta memastikan keberlanjutan lingkungan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

 

error: