PANGKALPINANG – Kasus pencurian dalam lingkungan keluarga menghebohkan warga Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung. Seorang pria berinisial AS alias A (29) nekat menguras isi rumah ibu kandungnya sendiri demi memenuhi kebutuhan pribadi hingga kesenangan sesaat.
Aksi pelaku akhirnya terhenti setelah Tim Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang berhasil meringkusnya di kawasan Bukit Tani pada Selasa malam, 31 Maret 2026. Penangkapan ini sekaligus mengungkap rangkaian pencurian yang dilakukan pelaku secara berulang.
Peristiwa pencurian tersebut pertama kali diketahui pada Rabu, 25 Maret 2026 sekitar pukul 22.00 WIB. Korban yang baru pulang dari luar kota mendapati rumahnya di Jalan Kamboja, Kelurahan Kacang Pedang, dalam kondisi berantakan dan sejumlah perabotan telah hilang.
Barang-barang yang digasak pelaku antara lain lemari dua pintu, kipas angin, kasur, dipan, mesin cuci hingga rice cooker. Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materiil sekitar Rp7.700.000 dan langsung melaporkan kasus tersebut ke pihak kepolisian.
Dari hasil penyelidikan, pelaku diketahui telah merencanakan aksinya. Ia menawarkan barang-barang milik ibunya kepada seorang saksi berinisial V di wilayah Kampung Keramat dengan harga Rp2.000.000. Untuk mengangkut barang curian, pelaku menyewa mobil pickup seharga Rp150.000 dengan alasan hendak pindahan.
Tak hanya menjual perabotan rumah, pelaku juga membakar pakaian dan helm milik adiknya di belakang rumah. Aksi nekat tersebut berlanjut pada Jumat, 27 Maret 2026, saat pelaku kembali ke rumah korban menggunakan taksi online untuk mengambil mesin cuci dan rice cooker yang kemudian dijual kembali seharga Rp650.000.
Kasat Reskrim Polresta Pangkalpinang melalui Tim Buser Naga mengungkapkan bahwa motif utama pelaku melakukan aksi pencurian tersebut adalah demi kesenangan sesaat.
“Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui uang hasil penjualan barang-barang milik ibu kandungnya tersebut digunakan untuk bermain judi online, membeli narkotika jenis sabu, serta untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ungkapnya.















